Kamis, 31 Desember 2015

Bootloader (Mengganti Background)

Assalamu'alaikum, Apa kabar viewers ?
Pada kesempatan kali ini saya akan meenjelaskan kepada kalian tentang : Bagaimana Mengganti Backgraound pada GNU ketika kita ingin memilih sistem operasi apa yang ingin digunakan. Kali ini saya mengerjakan tugas ini dilaptop teman saya karena saya tidak punya aplikasi "GIMP". Langsung saja kita kepenjelasaanya.

Untuk lebih memudahkan, simpan foto yang anda inginkan ke desktop. Kemudian klik kanan dan pilih "Open with GNU Image Manipulator Program". Maka munculah seperti gambar dibawah ini :



Kemudian pilih Image - Scale Image. Setelah itu, aturlah Width dan Height dibagian Image Size (widht : 640 dan height : 480) jika ukuran gambar tidak sesuai maka gambar akan pecah ataupun tidak terlihat. Klik Scale jika ukuran gambarnya sudah diatur.

Setelah itu, pilih Image - Mode - Indexed untuk mengatur warna gambar. Ubahlah Maximum number of colors menjadi 14. Usahakan gambar yang kalian pilih tidak mengadung banyak warna karena kalau terlalu banyak warna nantinya gambar akan blur. Setelah diatur klik Convert.

Simpan gambar yang sudah anda atur dengan cara: file - save as . Kemudian udah nama foto tersebut dengan esensi .xpm dan tetap simpan gambar di desktop untuk memudahkan nantinya

Kemudian masuk ke terminal kalian dan masuk sebagai super user.  Kemudian ketik seperti dibawah ini :
# gzip /home/carolin/Desktop/nama_foto(misal: tika.xpm)   -> Perintah ini untuk mengkonvert ke RAR dalam bentuk xpm.gz
# mv /home/carolin/Desktop/nama_foto yang sudah diconvert(misal: tika.xpm.gz) /boot/grub   -> Perintah ini digunakan untuk memindahkan foto dari desktop ke grub.
# vi /boot/grub/menu.lst   -> Masuk ke menu.lst untuk mengatur backgroundnya nanti
untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini:

Kemudian hapus tanda pagar(#) didepan tulisan splashimage agar kita bisa mengeditnya. Kemudian ubah nama file yang dibelakang tulisan /boot/grub dibagian splashimage menjadi nama foto yang sudah diconvert sebelumnya. Setelah itu disave dan keluar (Esc + :wq!). Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini:

Setelah itu, di reboot (# reboot). Maka nantinya akan muncul gambar seperti dibawah ini :


Hanya sampai disini materi ini dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika ada penyampaian saya yang salah. Dan terima kasih untuk kalian yang sudah membaca blog saya. \^-^/


 

Selasa, 15 Desember 2015

Manajemen User

Assalamu'alaikum, Apa kabar viewers ?
Nahh... pada manteri sebelumnya saya hanya berperan sebagai user biasa, sekarang saya akan berperan sebagai super user. Pada kesempatan kali ini saya akan menyampainkan sebuah materi tentang "Manajemen User" . Selamat membaca yaa ..... 

Manajemen user merupakan salah satu tugas dari administrator yaitu untuk membauat user baru dan membuat hak aksesnya. Membuat user baru supaya user bisa login dalam sistem operasi yang akan digunakan. Ada dua cara untuk membuat user yaitu secara manual dan menggunakan aplikasi y ang ada .

Untuk membuat user secara manual ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh seorang administrator:
  1. Mengubah File /etc/passwd
  2. Mengubah File /etc/group 
  3. Mengubah File /etc/shadow
  4. Membuat Direktori user pada /home/……
  5. Mengubah kepemilikan Direktori /home/… untuk owner menggunakan chown
  6. Mengubah kepemilikan Direktori /home/… untuk group menggunakan chgrp
  7. Copy file .bash* yang ada pada root 
  8. Mengubah kepemilikan file .bash* untuk owner menggunakan chown
  9. Mengubah kepemilikan file .bash* untuk group menggunakan chgrp
  10. Buat password untuk user tersebut
  11. Login

1. Mengubah File /etc/passwd
Sebelum kita Mengubah File /etc/passwd terlebih dahulu kita harus masuk sebagai seper user dengan cara : $ su - . Kemudian baru ketik : # vi /etc/passwd
Maka setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini :
Setelah itu copy barisan terakhir dan copy dibawahnya. Misalkan kita mau membuat user:Mangga dalam kelompok:Manis. Maka kita harus mengubah nama user, UID, GID dan defaultnya. Untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut :
Mangga             = user
X                       = Password
750 (Pertama)   = UID (Setiap user harus berbeda)
750 (kedua)       = GID (Dalam ssatu grup harus sama)
Harummanis     = Komen (Tidak apa kalau tidak ada)
/home/mangga  = Default
/bin/bash           = Shell

2. Mengubah File /etc/group
 Untuk mengubah File /etc/group ketik : # vi /etc/group. Maka akan muncil gambar seperti dibawah ini:
 

Kemudian copy baris terakhir dan paste dibawahnya. Setelah itu, ubah nama grup dan GID sesuai dengan ketentuan sebelumnya.




3. Mengubah File /etc/shadow
Untuk mengubah File /etc/shadow ketik : # vi /etc/shadow. Kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini :


 Kemudian copy barisan terakhir dan paste dibawahnya. Setelah itu, ubah nama usernya dan hapus bahasa dewanya. Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini:





4.  Membuat Direktori user pada /home/……
Untuk membuat direktori ketik : # mkdir /home/mangga . Kemudian cek apakah direktori tersebut sudah ada.
Dapat dilihat bahwa nama user dan grup masih tidak berubah (masih berupa root). Untuk itu harus diubah kepemilikannya.

5. Mengubah kepemilikan Direktori /home/… untuk owner menggunakan chown
Untuk mengubah kepemilikan direktori untuk owner dapat kita tulis : # chown [user] /home/[user] sehingga untuk user mangga dapat kita tulis : # chown mangga /home/mangga

6. Mengubah kepemilikan Direktori /home/… untuk group menggunakan chgrp
Untuk mengubah kepemilikan direktori untuk group dapat kita tulis : # chgrp [group] /home/[user]  sehingga untuk user mangga dapat kita tulis : # chown manis /home/mangga. Untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut ini :

Maka nama root tadinya akan berubah menjadi nama user dan grup yang diinginkan. perhatikan gambar dibawah ini :
7. Copy file .bash* yang ada pada root
Hal ini perlu dilakukan karena file .bash* milik mangga masih milik user sebelumnya atau root oleh karena itu kita harus mengubah kepemilikannya. Untuk itu, kita dapat mengetik : # cp .bash* /home/mangga/.*

8. Mengubah kepemilikan file .bash* untuk owner menggunakan chown
Hal ini dilakukan untuk mengubah kepemilikan user karena sebelumnya user milik root. Untuk itu, kita dapat mengetik : # chown mangga /home/mangga/ .*

9. Mengubah kepemilikan file .bash* untuk group menggunakan chgrp

Hal ini dilakukan untuk mengubah kepemilikan grup karena sebelumnya user milik root. Untuk itu, kita dapat mengetik : # chgrp manis /home/mangga/ .*

Untuk penjelasan nomor 7-9 dapat dilihat dari gambar dibawah ini :

10. Buat password untuk user tersebut

Ketika kita masuk sebagai user nanti kita akan memasukan password. Untuk membuat password kita dapat mengetik : # passwd mangga (jika kita masuk sebagai user bernama "mangga"). Setelah itu, masukkan password yang kita inginkan. Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini.

11. Login
Setelah itu, tekan Ctrl+alt+F2 untuk masuk ke layar hitam. Kemudian masuk sebagai user (mangga) dan masukkan password sesuai yang sudah dibuat.

Yaapp.... hanya sampai disini materi tentang manajemen user yang dapat sampaikan. Mohon maaf bila ada penyampaian saya yang salah. Dan terima kasih yang sudah mau membaca blog saya \^-^/














































































Sabtu, 31 Oktober 2015

Shell Script

Assalamu'alaikum, Apa kabar viewers ?
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang "Shell Script". Apa itu shell script ? Shell script adalah suatu  file  yang  berisi  perintah-perintah  yang  harus  dikerjakan  oleh  Shell dan kemudian dieksekusi dengan cara memanggil file tersebut. Untuk lebih jelas ikuti instruksi seperti berikut ini : 

1. Buatlah sebuah file dengan nama "kalimat.sh" ($ vi kalimat.sh). Kemudian isi file tersebut seperti gambar dibawah ini. Setelah itu save dan keluar (:wq!)
2. Buat sebuah file baru lagi dengan nama "program.sh" ($ vi program.sh). Kamudian isi file seperti gambar dibawah ini.

Ini yang membedakan pemrosesan string dan shell script, pada shell script yang ditulis adalah program/kodingan sedangkan pemrosesan string berupa huruf/string.

Setelah itu, kita panggil "program.sh" . Ada 3 cara untuk memanggil shell script , yaitu :
  1. Dengan nama file , harus mengganti nama path dan permission filenya
  2. ./ nama file , harus mengganti permission filenya
  3. sh nama file , tidak perlu mengganti nama path dan permission filenya.  
Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini :








Pemanggilan Shell Script

3. Maka output yang akan dikeluarkan adalah :


Pada shell script terdapat perintah echo dan read yang berfungsi :
   - Echo : untuk menampilkan tulisan ( dalam C++ seperti cout)
   - Read : untuk menampung/menginputkan nilai ( dalam C++ seperti cin)

Contoh lain :
1. Buat sebuah file dengan nama "biodata.sh" ($ vi biodata.sh). Kemudian isi file seperti gambar dibawah ini :



 Pada program tersebut akan menampilkan "input NIM : ", "input nama : ", "input jurusan : " dimana NIM, nama dan jurusan nantinya akan kita input ketika program dipanggil. 

2. Kemudian panggil filenya ($ sh biodata.sh) dan input nilai sesuai keinginan kita. 


3. Dan output yang akan keluar nantinya adalah :

 Contoh latihan dikelas :
Membuat program kalkulator 






 
Outputnya
Hanya sampai disini yang dapat saya jelaskan. Terima kasih sudah mau membaca blog saya dan mohon maaf jika ada penyampaian saya yang salah . Jangan bosan- bosan yaaa untuk membaca \^-^/





Selasa, 20 Oktober 2015

Pemrosesan String

Assalamu'alaikum, Apa kabar viewers ?
Nahh... pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang meteri "Pemrosesan String" dimana disini saya memakai Centos 0.6 dalam aplikasinya. Materi pemrosesan string ini saya pelajari dari matakuliah saya yaitu "PLJD 1" pada pertemuan 15 Oktober 2015. Langsung saja kita ke materi :

 Syntax Pemrosesan string diantaranya:

1. WC (Word Count)
Wc berfungsi untuk menghitung jumlah barista, dan karakter suatu file.

        wc [-lwc] nama_file 
  • - l   : Untuk menghitung baris
  • - w : Untuk menghitung kata
  • - c : Untuk menghitung karakter 
Untuk lebih jelas ikut intruksi berikut ini :
- Buat sebuah file denga nama buah ( $ cat buah.txt)
- Kemudian tulis :
   apel
   mangga
   jeruk
   melon 
   apel
   nanas
   mangga
- Kemudian tulis $ wc buah.txt . Maka akan muncul seperti gambar dibawah ini

 2. CUT
Cut berfungsi untuk mengambil bagian tertentu dari suatu file dan menampilkannya ke layar.

     cut [-d] [-fc] nama_file
  • -d : delimeter atau pemisah antar field
  • -f  : field atau kolom
  • -c : karakter.
Untuk lebih jelas ikut intruksi berikut ini :
- Buat sebuah file dengan nama biodata ( $ vi biodata.txt)
- Kemudian isi biodata tersebut seperti gambar dibawah ini :
   





- Jika kita ingin menampilkan data nama dikolom pertama dapat ditulis : $ cut -f1 biodata.txt


3. HEAD
Head berfungsi untuk menampilkan n baris pertama dari suatu file.

   head [-n] nama_file

4. TAIL
Tail ber fungsi untuk menampilkan n baris terakhir dari suatu file.

  tail [-n] nama_file

Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini :

5. SORT
Sort berfungsi untuk mengurutkan isi suatu file berdasarkan key tertentu.

    sort [-tchar] [+key] [-r] nama_file
  • -t char : delimeter / karakter pemisah antar field.
  • + key : nomor kolom sebagai key pengurutan, dimulai dari nol 
  • -r : reverse, mengurutkan secara descending
 Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini :

 
6. UNIQ
Uniq berfungi untuk menghilangkan file yang sama. Sebelum menggunakan uniq, terlebih dahulu data harus diurutkan dahulu dengan menggunakan "sort". Dimana dipisahkan oleh pipiline ( | ) dimana befungsi untuk membaca perintah dalam satu komen yang ada beberapa perintah.

     Uniq nama_file

 Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini :

 7. TR
Tr berfungsi untuk untuk mengubah suatu karakter menjadi karakter lain.

  tr “string1” “string2” < nama_file

 Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini :


8. GREP
Grep berfungsi untuk mencari string di dalam suatu file.

   grep  nama_file
 

 Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini :
 



Yaaappp.....sampai disini saya yang bisa saya jelaskan. Mohon maaf jika ada kesalahan dari postingan saya dan terima kasih buat yang sudah mau membaca blog saya. \^-^/

Selasa, 13 Oktober 2015

Editor Text Vi

Assalamu'alaikum, Apa kabar viewers ?
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Editor Text Vi pada LINUX yang saya pelajari pada pertemuan Perangkat Lunak Jaringan 1 tanggal 8 Oktober 2015. Vi merupakan salah satu text editor yang disediakan pada sistem operasi Linux(UNIX). Fungsi Umum yang harus dimiliki text editor, yaitu : memasukkan dan menghapus teks, membaca dan menulis file -file, mencari teks, menyalin dan memindahkan teks. Sintaks Vi :
        $vi nama_file
Dalam editor text vi terdapat 2 modus operasi:
1. Modus Edit : Hanya digunakan waktu penulisan teks
2. Modus Instruksi : Hanya digunakan untuk menjalankan perintah
Tampilan Vi di Centos 0.6
Langsung saja kita ke prakteknya :
Petama kita membuat sebuah directory ("PLJB"), kemudian kita masuk kedalam directory dan membuat file (misal: test1.txt). Untuk masuk ke editor vi dapat ditulis : 
           $vi test1.txt


•Menyimpan file
 Untuk menyimpan file dapat digunakan perintah – perintah sebagai berikut :
•w : Digunakan untuk menyimpan file.
•w! : Menyimpan file walaupun filenya sudah ada.
•wq : Menyimpan file lalu keluar dari vi.
•x : Menyimpan file lalu keluar dari vi.
•q! : Keluar dari vi tanpa menyimpan.

Setelah itu, kita dapat menuliskan apa yang kita inginkan. Tetapi sebelum itu kita harus menekan "i" untuk masuk ke "insert".

Untuk berpindah dari modus edit ke modus instruksi kita tekan tombol "Esc". Sebaliknya, jika kita ingin berpindah dari modus instruksi ke modus edit dapat menekan tombol "i".

•Pergerakan Kursor
Untuk menggerakkan kursor selain menggunakan tombol panah juga dapat menggunakan perintah dari modus instruksi sebagai berikut :
  •h : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke kiri.
  •j : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke bawah.
  •k : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke atas.
  •l : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke kanan.
  •1 : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke baris 1.

•Penyisipan teks
  •J : Menyisipkan teks mulai dari posisi kursor.
  •a : Menyisipkan teks setelah kursor.
  •A : Menyisipkan teks pada akhir baris.
  •o : Baris kosong dibawah posisi kursor.
  •O : Baris kosong pada posisi kursor.

Untuk menambahkan nomor pada baris agar memudahkan kita untuk melihat urutan baris dapat menggunakan :
   Esc -> ":set number"

•Penghapusan karakter
 * PER KARAKTER
      nx = n karakter pada posisi kursor
      nX = n karakter pada posisi sebelum kursor
 * PER KATA
     ndw = n kata dari posisi kursor
 * PER BARIS
     ndd = n baris dari posisi kursor


•Copy, Cut dan Paste
   •nyy : Menyalin n baris pada posisi kursor ke buffer.
   •y : Menyalin meng-copy N karakter dari kursor.
   •nyw : Menyalin n kata pada posisi kursor ke buffer.
   •p : Menyalin data yang ada di buffer ( termasuk teks yang baru dihapus dengan menggunakan perintah x, dw,    dan dd ) ke posisi kursor.
   •P : Menyalin data yang ada di buffer ( termasuk teks yang baru dihapus dengan menggunakan perintah x, dw,  dd ) ke bawah posisi kursor.

•Mencari sebuah kata
  • .  : Mencari karakter.
  • ^ : Mencari kata/karakter diawal baris.
  • $ : Mencari kata/karakter diakhir baris.
  • \< : Mencari karakter diawal kata.
  • />: Mencari karakter diakhir kata.
   • *  : Mencari kata/karakter secara seluruh

Kita bisa membuka dua file text vi. Pertama-tama kita buat dulu file yang mau dibuka secara bersama. Misalkan file 1 : latihan.txt dan file 2 : latihan1.txt . kemudian tulis :
        $vi latihan.txt latihan1.txt

File 1


File 2

Jika kita ingin ke file selanjutnya dapat menuliskan ":n" . Sebaliknya, jika ingin kembali ke file awal lagi dapat menuliskan ":rew".

Yapp cukup sampai ini yang dapat saya sampaikan. Terima kasih yang sudah mau membaca blog saya dan saya minta maaf jika ada yang salah dalam penyampaian saya. \^-^/